Type-type Mahasiswa Arsitektur | Based On True Story

Type-type-Mahasiswa-Arsitektur

Kuliah itu berbeda dengan sekolah. Salah satu perbedaannya adalah karena teman-temannya banyak yang dari luar daerah. Meskipun memiliki karakter yang berwarna-warni, tapi kita selalu akrab dan selalu berkumpul karena senasib, yakni sama-sama pengen lulus.

Diantara sekian banyak karakter yang saya temui, berikut ini adalah type-type mahasiswa Arsitek yang pernah saya amati waktu jaman kuliah:

1. Type Mahasiswa Over Confidence

Setiap datang pasti terlambat, mau telat 5 menit, 10 menit, atau bahkan 15 menit yang jelas pasti dosennya lebih duluan ketimbang dirinya. Dan yang pasti tidak ada rasa penyesalan terpancar di wajahnya, selalu tampil percaya diri. 

2. Type Mahasiswa yang Haus Ilmu

Kalau ini kebalikan dari nomor satu, datangnya paling rajin dan tiba lebih awal dari teman-teman lainnya, atau selambat-lambatnya adalah sebelum kedengeran langkah kaki sang dosen memasuki kelas. Bahkan kalau kelas kosong, ibaratnya seperti habis beli jeruk 5 kilo dan ternyata kecut semua. Nyeselnya minta ampun.

3. Type Mahasiswa Seniman

Nah, kuliah di jurusan Arsitektur itu memang beda tipis dengan antara menjadi seniman atau insinyur. Mahasiswa seniman yang totalitas terdapat ciri-ciri yakni penampilannya cuek stereotype seniman; rambut gondrong, pakai t-shirt dirangkap kemeja lengan panjang dengan kancing baju unbutton, celana jeans belel, dan sepatu sneakers pendek yang keliatan tumit belakang (karena ribet pake kaos kaki). Yang didapuk menjadi tetua biasanya yang jago begadang, kuat minum kopi dan ditemani rokok.

4. Type Mahasiswa Pemusik

Type mahasiswa ini seperti kawin silang antara Mahasiswa Seniman dan mahasiswa biasa yang punya kegemaran bermain musik. Dibilang gondrong engga, dibilang kusut juga engga, dan dibilang modis juga engga. Jadi aliran bingung sebenarnya. Salah satu kelebihan type mahasiswa pemusik adalah dia mempunyai kemampuan untuk menghibur banyak orang karena memang dilahirkan mempunyai bakat entertainer, serta minimal bisa menghibur dirinya sendiri kalau pas tanggal tua dan kiriman datangnya telat. Gitarnya di genjreng.

5. Type Mahasiswa Idola 

Jenis kaum ini memiliki banyak kelebihan dan superior diantara lainnya, terkadang karena diberikan karunia ini membuat banyak teman-temannya pada iri. Tak hanya di bidang akademis, tapi juga non-akademis sungguh menonjol. Misalnya, mempunyai skill menggambar yang diatas rata-rata. Para mahasiswa arsitektur itu sensitif terhadap komentar hasil gambar tangannya. Jadi ibarat kalau cewe sudah jelas keliatan gendut, maka jangan komentar tentang berat badannya atau apa yang dia makan. Bisa melayang itu tabung gambar ke muka ente. 

6. Type Mahasiswa Sakti

Ini yang menurut saya tidak masuk akal dan sulit diterima nalar. Disaat yang lainnya berjuang untuk mendapatkan nilai dan apresiasi dosen. Type mahasiswa ini bahkan masih terlihat santai seolah beban hidupnya sangatlah ringan, tidak terpengaruh dengan jumlah tugas-tugas dan deadline. Dan apa yang terjadi di akhir cerita, ternyata dianya lulus juga. Aneh bin ajaib.

7. Type Mahasiswa Galau

Meskipun jarang-jarang yang saya temui type mahasiswa ini. Tapi berdasar pengalaman saya yang pernah berada dalam dua dunia kampus dalam satu jenjang yang sama, pasti ada saja. Mahasiswa type ini kasusnya hampir mirip dengan saya, yaitu menjalani dua bidang keilmuan. Jadi begini, misalnya dia lulus SMA tahun 1998, lalu keterima di jurusan Pertanian, kemudian tahun berikutnya dia daftar lagi dan keterima di jurusan Teknik Arsitektur. Dan keduanya sama-sama dijalani. Saya tidak tahu karena alasan biar dapet title ganda, ataupun upaya menantang dirinya push the limit, atau acara lain yang jelas type mahasiswa ini sepertinya galau. Kadang bingung kalau dapat jam kuliah yang bentrok, mau pilih yang mana, bang?.

Nah, itulah diantaranya kisah pengalaman based on true story saya waktu jaman kuliah dulu. Menurut kalian ada kesamaan ngga?, ataukah ada type mahasiswa lain yang belum saya ceritakan disini?, silakan comment di bawah. 





TAG