6 Teknologi Yang Akan Berkembang Dalam Dunia Konstruksi

Teknologi berkembang sedemikian pesat di berbagai bidang. Sampai-sampai pada dunia konstruksi pun mengalami dampak perubahan "paradigma" membangun sebagai akibat dari kemajuan zaman. Dapat kita lihat pada tahun-tahun terakhir ini, perkembangan dalam sektor digital dan manufaktur secara global memberikan andil pula dalam dunia konstruksi. Hal ini perlu disadari karena dengan membaca trend tersebut maka diharapkan para pegiat dunia konstruksi dapat tanggap teknologi dan mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal dari kompetitor lain. Berikut diantaranya teknologi yang akan sering kita jumpai di awal 2019 sampai 5 tahun kedepan:

1. Drone

Trend-Teknologi-Konstruksi

Perkembangan teknologi drone yang semakin maju akhir-akhir ini memungkinkan penggunaan drone tidak hanya sebagai pemetaan udara dan aerial video saja, namun juga untuk identifikasi object dan manusia yang lebih akurat. Kemampuan untuk men-scan lebih detail dari udara akan memberikan gagasan monitoring keamanan terhadap kawasan dan pemetaan lahan yang lebih efektif. Pertimbangan cost efficiency dan kemudahan penggunaan teknologi drone yang lebih mudah akan menjadi potensi besar yang akan diterapkan di dunia konstruksi. 

2.Gadget dan Teknologi Yang Dapat Dikenakan

Trend-Teknologi-Konstruksi

Teknologi yang dapat dikenakan (wearable technology) mungkin dianggap tidak praktis dalam bidang konstruksi saat ini. Tapi semua pekerja lapangan dunia konstruksi sepakat bahwa komunikasi yang efektif dan kecepatan informasi yang akurat sangat penting untuk keselamatan kerja dan koordinasi yang terarah. Berbagai vendor besar seperti FitBit, Google Glass, dan lain-lain berlomba-lomba mengarahkan divisi riset mereka untuk membangun konsep teknologi teamwork experience yang bisa dipakai untuk kelompok lapangan. 

3. GPS

Trend-Teknologi-Konstruksi

Global Positioning System atau GPS mungkin bukan teknologi baru. Dalam bidang konstruksi sudah lama digunakan sebagai alat untuk kegiatan survey dan pemetaan lahan. Dan seiring dengan kemajuan jaman, GPS saat ini semakin ramai diterapkan pada berbagai piranti yang berhubungan dengan otomatisasi alat dan deteksi lokasi. Seorang pelaksana lapangan dapat menandai banyak lokasi (pinpoint) secara akurat dengan GPS dan kemudian menemukannya dengan cepat. Alat-alat konstruksi ditanamkan GPS tracker untuk melacak posisi secara real time. Bahkan baru-baru ini, dunia konstruksi meminjam teknologi yang diterapkan pada bidang pertambangan yang menyematkan teknologi GPS pada kendaraan tambangnya, sehingga pekerjaan yang menuntut tingkat keselamatan tinggi dapat digantikan dengan memakai kendaraan tanpa awak.

4. Robotika dan Mesin Canggih

Trend-Teknologi-Konstruksi

Penggunaan alat-alat robotika dan mesin canggih dalam dunia konstruksi mulai dipertimbangkan karena faktor akurasi, kecepatan, dan biaya. Meskipun nilai investasi awal saat ini tergolong tinggi, akan tetapi dalam jangka panjang akan bernilai signifikan dalam hal labour cost dan time completion. Tidak terbatas hanya pada penggunaan teknologi manufaktur saja, tapi bahkan mesin canggih yang dapat memasang bata, memasang paving jalan raya, dan sebagainya merupakan perubahan teknologi konstruksi dari yang semula konservatif menjadi modern. 

5. BIM

Trend-Teknologi-Konstruksi

Building Information Technology yang semakin bergerak maju akan menggeser pola berpikir lama yang masih menggunakan teknologi CAD. Dengan BIM, proses pembuatan gambar tidak hanya akan lebih cepat, tapi juga lebih detail karena lingkup BIM menyeluruh dan terintegrasi dengan semua faktor yang dibutuhkan pada sebuah proyek. 

6. Teknologi Modular & Prefabrikasi

Trend-Teknologi-Konstruksi

Teknologi modular dan prefabrikasi memangkas lebih dari 2 kali waktu pengerjaan biasanya. Dalam sebuah video youtube saya melihat sebuah bangunan high rise building yang dibangun dalam waktu kurang dari 6 bulan dari sejak persiapan. Ini membuktikan bahwa dengan keberhasilan teknologi modular tersebut akan lebih diperhatikan perkembangan kedepannya. Tak hanya itu, kampanye dari teknologi modular yang eco-friendly menjadi potensi paling besar dibandingkan dengan metode konstruksi tradisional yang menghasilkan waste/limbah lebih banyak dan waktu instalasi yang lebih lama.

Kedepannya, teknologi modular akan menjangkau tak hanya untuk proyek skala besar saja tapi juga akan terjangkau dari sisi biaya untuk hunian perumahan.

TAG