Aksesoris Pintu Dan Jendela - Tips Arsitek

Mengenal Aksesoris Pintu & Jendela

Jika kalian sedang dalam proses membangun rumah, merencanakan pintu dan jendela adalah sebuah tahapan yang cukup rumit. Kenapa?, karena pintu dan jendela memiliki varian aksesoris yang lumayan banyak. Oleh karena itu di postingan kali ini saya akan menjelaskan jenis-jenis aksesoris tersebut supaya kalian dapat memutuskan lebih cepat karena sudah mengetahui fungsi dan tujuannya.

Engsel Pintu

Mulai dari yang paling esensial, sebuah pintu swing pasti memiliki Engsel. Bahasa inggrisnya adalah Hinge(s). Type engsel sendiri bermacam-macam tergantung peruntukannya. Untuk pintu rumah, umumnya menggunakan engsel kupu-kupu.
Engsel pintu kupu-kupu
Gambar diatas adalah contoh engsel kupu-kupu. Kalian dapat segera mengidentifikasi dari ukurannya, ada yang 3" dan 4" dari jumlah lubang yang ada pada masing-masing engsel tersebut. Semakin besar dan tebal engsel tersebut, maka kekuatan menahan beban pintu juga semakin besar.

Tips: Perhatikan material penyusun engsel untuk mengenali kualitas engsel agar tidak cepat rusak. Standard kualitas yang digunakan adalah Stainless Steel SUS304. Jika rumah kalian berada di daerah pesisir pantai yang memiliki kelembaban tinggi, bisa gunakan SUS316 karena memiliki daya tahan terhadap korosi lebih tinggi.

Jika kalian menggunakan pintu solid dan memiliki ketinggian lebih dari 2.2m, gunakan 3 buah engsel untuk menahan bobot pintu. Perletakan engselnya jangan dibagi rata, saya biasanya meletakkan engsel yang ditengah mendekati engsel yang paling atas. Ini fungsinya untuk memperkuat kusen dalam membawa daun pintu dan mencegah pintu mengalami penurunan yang biasanya mengakibatkan pintu seret karena bergesekan dengan lantai. Lihat ilustrasi gambar dibawah.

Engsel pintu kupu-kupu

Untuk jendela yang memiliki type bukaan swing, baik itu swing samping maupun atas/bawah, dapat menggunakan engsel yang sama.Tentunya disesuaikan juga dengan dimensi jendela yang dipakai.

Handel Pintu dan Jendela

Aksesoris kedua adalah handel pintu dan jendela. Handel adalah tuas atau pegangan daun pintu yang berfungsi untuk membuka tutup pintu. Jenis handel pintu ada 2 yakni, lever handle dan push/pull handle. Di pasaran juga ada model pull handle yang di pegangannya ada knob untuk membuka lidah pengunci pintu.


Ada puluhan bahkan ratusan model dari lever handle dan push/pull handle dari berbagai brand. Biasanya mereka diberikan kategori untuk masing-masing typenya. Coba sesuaikan dengan karakter pintu yang kalian pakai dan style design secara globalnya. Dalam satu bangunan rumah boleh lebih dari dua atau tiga jenis model. Akan tetapi semakin banyak model juga tidak bagus karena pertimbangan maintenance, lebih ribet jika timbul masalah di kemudian hari.

Berdasarkan pengalaman saya, masing-masing brand memiliki kelebihan dan kelemahan sendiri-sendiri, ada yang cepat rusak, ada yang awet. Rule of thumb yang bisa kalian pakai dalam memilih handle pintu:

  1. Tentukan zona pintu kalian. Jika dipakai di zona publik, misalnya untuk pintu depan, pintu ruangan khusus, dsb. Bisa dipakai model yang bagus dan exclusive. Untuk pintu servis, pintu gudang, bisa memakai model yang tidak terlalu mewah. 
  2. Tentukan apakah pintu tersebut mempunyai frekuensi dibuka/tutup yang tinggi atau tidak. Secara logis bila pintu tersebut sering dipakai, tentunya dipilih type yang memiliki durability tinggi juga. 
  3. Handle yang memiliki daya tahan tinggi, biasanya juga memiliki material yang bagus. Kalian dapat menelitinya dari build quality, dan bobotnya. Pengalaman saya menggunakan handle pintu dengan model yang mirip persis untuk pintu besi, salah satunya lebih cepat rusak karena build quality nya lebih rendah. 
  4. Usahakan menggunakan satu brand dalam memilih berbagai type handle. Kecuali push/pull handle, type lever handle berkaitan dengan mekanisme cylinder lock dan mortise lock yang dipakai. Jika kalian menggunakan brand yang berbeda, belum tentu compatible antara masing-masing elemen tersebut. 

Mortise Lock Dan Cylinder

Mortise adalah rumah dari cylinder lock dan lever handle. Cylinder adalah anak kuncinya. Mortise ini ditanam di dalam daun pintu dan memiliki ruangan untuk memasukkan spindle pin (pin yang menghubungkan antara lever handle yang di dalam dan diluar) dan ruangan untuk cylinder lock/anak kunci. 

Mortise lock ini jenisnya ada 2, yakni type yang memiliki lidah runcing, dan yang memiliki lidah berupa pelor. Pintu double swing yang memakai push/pull handle menggunakan mortise type pelor karena dia tidak perlu mekanisme seperti lever handle, hanya di dorong dan ditarik untuk menutup pintu.

mortise lock type biasa dan mortise lock pelor

Tambahan informasi mengenai mortise lock:
  • Untuk pintu alumunium lebar badan mortise lebih pendek karena menyesuaikan dengan kusen alumunium yang biasanya 4". 
  • Untuk pintu sliding, lidah mortise lock-nya berupa kait (hook) seperti huruf L yang berfungsi untuk mengaitkan ke plat besi yang ditanam di bagian kusennya.
  • Hampir semua mortis buatan China posisi lidah runcingnya bisa disetel bolak-balik. Jadi kalian tidak perlu pusing mengatur ini untuk arah bukaan pintu ke kanan atau ke kiri. Sedangkan mortise buatan German/Eropa tidak bisa, kalian harus menentukan mortis itu untuk pintu yang arah bukaannya ke kiri atau ke kanan.
jenis-jenis iron mongery
Cylinder adalah anak kunci yang dipasangkan ke dalam lubang mortis. Cylinder memiliki variabel dimensi panjang, yakni mulai dari 30mm hingga 110mm. Tergantung pada tebal daun pintu yang dipakai. Jadi misalnya pintu kalian punya ketebalan 40mm, maka panjang cylinder yang dipakai adalah 50mm karena sisa 10mm itu nanti untuk mengakomodasi tutup cylinder yang ditempel di daun pintu. Tutup cylinder itu namanya escutcheon (bacanya: eskasyen). 

Artinya mengakomodasi adalah permukaan cylinder sebaiknya rata dengan escutcheon. Karena kalau terlalu pendek maka cylindernya akan tenggelam, terlalu panjang juga cylindernya akan kelihatan nongol dari escutcheonnya.

-----------

Type cylinder yang umum dipasaran ada 3:

Berbagai type cylinder yang ada di pasaran:

  1. Double cylinder, yaitu sisi luar dan dalam memakai anak kunci untuk mengunci.
  2. Thumbturn cylinder, yaitu sisi luar menggunakan anak kunci sedangkan sisi dalam menggunakan knop yang bisa diputar untuk mengunci.
  3. Coin cylinder, yaitu sisi luar ada lekukan seukuran kira-kira 1/4 diameter koin sedangkan sisi dalam menggunakan knop yang bisa diputar untuk mengunci.
jenis-jenis anak kunci dan cylinder

Penggunaan cylinder sebagai anak kunci bisa dimodifikasi menjadi kunci master, yaitu satu jenis kunci untuk membuka semua pintu. Pengaturan ini namanya masterkey system, biayanya sekitar 35ribu/anak kunci dan itu hanya bisa dikerjakan di pabrik. Pabrik akan menyetel mekanisme cylinder bagian dalam untuk dibuat menjadi masterkey. 

Jika kalian ingin membuat system masterkey, sebaiknya dari awal sudah dibuat organisasi ruangan dan sebaiknya diselesaikan pada saat project. Sebab bila membuat masterkey ketika cylinder sudah terpasang akan sangat merepotkan karena harus melepas satu persatu, dan kalian harus menyiapkan penggantinya. 

Mekanisme Pengunci Untuk Jendela

Untuk jendela, mekanisme penguncinya lebih sederhana. Dibawah ini adalah jenis-jenis aksesoris jendela yang umum dipasaran:

1. Hak Angin

Apakah angin sekarang punya hak?. hehe, becanda... Maksudnya adalah window hook, bahasa tukangnya adalah hak angin. Jadi itu adalah pengait daun jendela yang memiliki panjang tertentu, fungsinya agar jendela bisa aman dari terpaan angin. 

2. Friction Stay

Friction stay fungsinya sama dengan hak angin, yaitu untuk menjaga jendela saat dibuka agar tidak menutup kembali. Ini biasanya dipasang pada jendela alumunium. 

3. Window lock

Kunci jendela ada banyak sekali jenisnya. Dua yang bisa saya sebutkan adalah yang paling lazim dan sering digunakan yakni type grendel dan rambuncis. Saya ngga tahu kenapa disebut rambuncis, tapi ya sudahlah yang penting kalian ngga salah nyebut namanya.


Grendel Tanam Untuk Pintu Double

Kembali ke soal pintu, untuk pintu double - mekanisme pengunci yang terdapat di salah satu daun pintu disebut grendel tanam. Bahasa inggrisnya adalah flushbolt. Pintu double dibagi menjadi pintu aktif dan pintu pasif. Pintu aktif adalah pintu yang dipasang handle untuk membuka tutup, sedangkan pintu pasif tidak dipasang handle, pintu tersebut hanya dibuka jika dibutuhkan ruang yang lebih lebar. 

Oleh karena itu, pintu pasif harus dikunci dengan cara dipasangkan grendel tanam bawah dan atas. Di bagian atas dia mengunci ke dalam kusen, sedangkan dibagian bawah dia mengunci ke dalam lantai. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah:

type-type grendel tanam atau flushbolt


Aksesoris Optional Pintu

Selain yang sudah saya sebutkan diatas, beberapa aksesoris yang sifatnya optional atau boleh dipasang dan boleh tidak adalah:

1. Door viewer

Door viewer adalah kaca intip yang ditanam di daun pintu setinggi orang normal untuk mengintip dari dalam ruangan. Biasanya dipakai di pintu depan rumah.

2. Door closer

Door closer adalah aksesoris yang dipasang di daun pintu fungsinya untuk menjaga agar pintu dapat otomatis tertutup kembali setelah dibuka.

3. Door guard

Door guard adalah aksesoris yang dipasang di daun pintu dan kusen fungsinya untuk menjaga agar pintu bisa dibuka sebagian untuk melihat atau berkomunikasi secara aman dengan orang diluar.

4. Door stopper

Door stopper adalah aksesoris yang dipasang di lantai atau dinding untuk melindungi daun pintu dan handle supaya tidak terbentur dengan dinding.

Kesimpulan

Itulah tadi informasi singkat mengenai aksesoris pintu jendela atau lebih dikenal dengan istilah iron mongery yang bisa saya jelaskan. Sebenarnya masih ada banyak lagi jenisnya, namun untuk kebutuhan standard bangunan rumah kalian bisa menggunakan informasi diatas.
Semoga bermanfaat, jika dirasa bermanfaaat bisa dibagikan ke rekan-rekan yang lain.

Selamat berkarya!.
TAG