Cara Merawat Rumah Ala Kontraktor

cara-merawat-rumah-ala-kontraktor
Setelah kalian membeli sebuah rumah, apa yang pertama kali terlintas di pikiran kalian?. Mungkin salah satu yang terbayang adalah bagaimana merawat rumah tersebut. Kebanyakan orang pasti berpikir hal yang sama, baik itu rumah type sederhana sekalipun atau bahkan rumah mewah yang memiliki banyak fasilitas modern dan canggih.

Ketika melihat halaman depan rumah, pasti sudah terbayang nantinya akan berkebun dan menghiasi halaman dengan tanaman yang cantik. Ketika masuk ke ruang tamu, terbersit keinginan untuk memasang gordyn, memasang dekorasi dinding, dan sebagainya. Begitu pula dengan ruangan lain di dalam rumah kalian.

Berbicara tentang cara merawat rumah, tentu aktivitas diatas sudah menjadi bagian dari keseharian kalian. Terutama ibu-ibu nih, yang paling gemar menghias dan mendekorasi ruangan supaya selalu tampil rapi, bersih, dan cantik. Malu donk kalau ada tamu atau kerabat yang bertandang ke rumah lalu melihat ruangan yang berantakan. 


Namun aktivitas merawat rumah tak hanya berhenti di situ saja, ibarat ketika kita membeli sebuah mobil ada sebuah perawatan berkala yang sebaiknya juga dikerjakan agar fungsi dan sistem yang berada di dalam rumah tersebut selalu sehat. Bila seorang montir mengerti cara merawat mobil, maka tulisan ini akan membahas cara kontraktor merawat rumah. Mau tahu selengkapnya simak terus tulisannya ya.

Cara Merawat Rumah Tiap 3 Bulan

Pekerjaan paling ringan yang bisa dikerjakan dalam merawat rumah jangka waktu terdekat adalah sebagai berikut:

Periksa sistem HVAC dalam rumah Anda

Bagi yang belum tahu apa itu HVAC, itu adalah singkatan dari Heating, Ventilation, and Air Conditioning. Ini adalah istilah engineering yang umum digunakan di negara Eropa dan Amerika untuk membahas sebuah sistem kenyamanan hunian. Karena kita berada di negara tropis, maka sistem Heating hampir bisa dikatakan tidak ada dan hanya tinggal Ventilation dan Air Conditioning saja.

Yang termasuk dalam perawatan ini adalah:
1. Periksa semua yang ada hubungannya dengan filter/saringan pembuangan. Periksa filter AC dengan cara membuka cover unitnya, jika terlihat kotor segera bersihkan atau ganti bila perlu.
cara-merawat-rumah-ala-kontraktor
2. Periksa filter saluran pembuangan air kotor dari sink dapur dan filter saluran pembuangan dari wastafel. Saluran pembuangan wastafel itu posisinya ada dibawah unit yang bentuknya seperti leher angsa. Kalau rumah bertingkat dan diatasnya ada wastafel dan kamar mandi biasanya saluran maintenance-nya dipasang P-trap yang posisinya ada di pemipaan dibawah dak lantai. Baca tulisan saya mengenai kesalahan desain kamar mandi DISINI.

3. Periksa grease trap dan bersihkan bila ada residu minyak yang menghalangi saluran pembuangannya. Grease trap itu adalah seperti bak kontrol tapi khusus untuk bagian dapur, gunanya untuk menyaring sisa lemak yang dibuang. Coba cari grease trap bila dia disediakan di dalam rumah kalian, pasti lokasinya ngga jauh-jauh dari dapur.
cara-merawat-rumah-ala-kontraktor
4. Jika dapur kalian mempunyai cooker hood, periksa dan bersihkan hood nya dari sisa minyak yang menempel. Semakin lama tidak dibersihkan, konon akan semakin sulit hilang. Kan sayang jika peralatan masak sudah mahal-mahal tapi ngga dirawat. Nah, untuk cara membersihkan noda minyak yang menempel itu bisa dipakai degreaser yang biasa dipakai juga untuk membersihkan mesin. Coba cari di Ace Hardware biasanya ada.

5. Periksa jika ada APAR yang harus diisi ulang. APAR adalah Alat Pemadam Api Ringan, kebanyakan dari kita mungkin tidak menyediakan APAR di dalam rumah, padahal itu adalah sebuah kebiasaan baik yang mestinya dilakukan walaupun untuk skala rumah tangga sekalipun. Baca tulisan saya lebih banyak mengenai keselamatan kerja DISINI.

Cara Merawat Rumah Tiap 6 Bulan


Negara Indonesia berlaku dua musim yakni musim hujan dan musim kemarau yang idealnya berlaku tiap 6 bulan sekali. Walaupun kondisi akhir-akhir ini sangat sulit untuk menentukan kapan tepatnya musim hujan mulai dan kapan musim kemarau berakhir, namun tujuan merawat rumah berkala tiap 6 bulan ini agar tidak ada jeda terlalu panjang terhadap pengecekan perabot atau fasilitas rumah yang kita tempati.

Selalu ingat bahwa upaya mendeteksi sejak awal adanya malfungsi atau penurunan kinerja akan memberikan manfaat lebih banyak daripada dihadapkan dengan situasi buruk yang tiba-tiba dan penanganannya menghabiskan lebih banyak waktu dan biaya. 


1. Periksa alat smoke detector atau piranti serupa lainnya seperti heat detector berfungsi dengan baik. Ini tergolong fasilitas yang biasanya hanya tersedia untuk kategori rumah mewah. Pada umumnya detektor ini memiliki tombol yang berfungsi untuk pengujian alat. Jika masih berfungsi, maka alhamdulillah aman, jika ngga berfungsi maka segera ganti baterai atau konsultasikan kepada teknisi ahli yang menyediakan fasilitas tersebut.

cara-merawat-rumah-ala-kontraktor


2. Periksa sistem CCTV bila dirumah kalian menggunakan fasilitas ini. Pengecekan bisa dimulai dari melihat kapasitas penyimpanan data-nya masih optimal atau tidak. Periksa semua hardware masih bisa bertahan hingga 6 bulan kedepan atau tidak, cek software-nya apakah memerlukan pembaruan atau tidak.

3. Jika rumah kalian termasuk kategori rumah yang menggunakan sistem smarthome, ada baiknya melakukan pengecekan terhadap provider apakah semua kontrol dan fungsi piranti lunak masih bekerja dengan baik. Jika gorden atau alat elektronik lainnya dioperasikan menggunakan remote, periksa apakah baterainya masih dalam kondisi bagus. Pada prinsipnya adalah Anda melakukan pengecekan terhadap semua perabot atau fasilitas yang sudah Anda investasikan.

4. Periksa kran-kran air yang berada di lokasi yang relatif jarang dipakai. Cukup dengan dihidupkan aliran airnya selama 30 detik untuk mengganti endapan air yang masih ada di pipa. Anda tidak mau 'kan jika pada saat dibutuhkan ternyata saluran airnya mampet dan terpaksa bongkar-bongkar yang pada akhirnya membuat Anda keluar biaya lagi.

5. Periksa talang air hujan dan atap rumah. Pergantian musim membawa banyak residu yang tertinggal di atap rumah kita. Biasanya yang paling banyak adalah daun dan ranting kering yang diterbangkan angin. Begitu pula setelah musim kemarau berhenti, debu akan menjadi penghuni sementara atap rumah kita yang harus segera disuruh pergi agar saat hujan datang tidak menyumbat pembuangan air hujan.

6. Setelah memeriksa bagian vertikal, selanjutnya adalah melihat saluran horisontal rumah kita yang berada di bawah. Periksa gutter atau selokan yang ada di sekitar rumah, di area taman, di garasi atau di carport. Jika ada gutter tertutup yang bisa dibuka, coba dicek dan bersihkan dari sisa debu yang mengeras. Tujuan dari membersihkan gutter ini sederhananya adalah memperlancar semua aliran air kotor dan air hujan keluar rumah. Lakukan test gelontor untuk memastikan tidak ada genangan atau sumbatan di selokan disekitar rumah.

Cara Merawat Rumah Tiap Setahun Sekali


Saya punya kebiasaan untuk berkeliling melihat-lihat facade bangunan rumah saya sendiri setiap menjelang lebaran. Kenapa?, karena setiap lebaran pasti banyak anggota dan sanak keluarga yang bertamu. Jadi memastikan rumah kelihatan bersih dan terawat itu menurut saya penting.

Cara merawat rumah untuk periode setahun sekali ini sebenarnya tidak melulu harus di renovasi besar-besaran. Tapi dengan melihat secara proporsional bilamana ada sesuatu yang sifatnya perlu di remajakan dengan pertimbangan skala prioritas. Apa saja yang dijadikan checklist untuk merawat rumah tiap tahun sekali?
cara-merawat-rumah-ala-kontraktor


1. Periksa kulit luar bangunan (facade) jika ada yang rusak. Umumnya cat dinding exterior saat ini sudah dilapisi dengan weathershield atau material yang fungsinya mempertahankan warna cat dan dinding dari pengaruh cuaca. Jika penerapan saat pengecatan sudah benar, maka jarang sekali ditemui kondisi cat terkelupas dalam jangka waktu satu tahun.

Namun begitu, ada kalanya kita temui retak dinding yang biasanya terjadi pada openingan jendela, sambungan beton, dan sebagainya. Retak ini bisa terjadi karena banyak hal; pergeseran struktur bangunan, adanya gempa, atau penerapan material plaster dinding yang kurang bagus, dan sebagainya. 


Untuk menyelesaikan masalah itu, biasanya saya hanya melakukan perbaikan dengan mengecat ulang pada bidang dinding tersebut. Jika masih memungkinkan usahakan tetap menggunakan warna yang sama, tetapi jika stock warna tersebut sudah tidak ada dan harus memberikan warna baru maka perlu dipertimbangkan keserasian tampak bangunan secara keseluruhan.

2. Periksa cadangan air bersih masih tersedia dengan baik. Jika rumah kalian punya GWT (Ground Water Tank) atau tandon air yang berada di bawah. Pastikan tidak ada masalah dengan supply air bersihnya. Begitu pula jika cadangan air rumah kalian menggunakan tandon atas yang menggunakan sistem gravitasi.

Ada baiknya melakukan test PH dengan membawa sampel air tersebut ke laboratorium untuk di uji. Jika ada penurunan kualitas air maka perlu segera diambil tindakan agar tidak sampai berlarut-larut permasalahannya karena air bersih merupakan hal penting yang harus diperhatikan.


3. Jika kamar mandi kalian punya shower dengan air panas-dingin. Periksa dan lepas bagian head shower nya lalu bersihkan dari sisa kerak air yang mengeras. Penggunaan air dengan suhu yang berubah-ubah mempercepat timbulnya kerak air yang akan menyumbat lubang shower head yang kecil-kecil itu.

Dengan membersihkannya secara berkala akan membuat saniter Anda awet dan menjaga tekanan air selalu dalam kondisi prima. Terapkan pula hal yang sama terhadap kran air di kamar mandi yang menggunakan sistem air panas-dingin.

4. Periksa semua akses dan kunci-kunci baik itu kunci pintu dan jendela. Terkadang kita punya rencana untuk meninggalkan rumah karena acara tahunan seperti mudik atau silaturahmi ke rumah orang tua. Meskipun tidak lama, tetapi memastikan keamanan rumah dan kelengkapan kunci pintu jendela adalah hal yang penting pula. Anda akan segera tahu bila ada jendela yang ternyata tidak bisa dibuka atau bahkan anak kunci yang hilang dan masalah itu adalah hal terakhir yang Anda inginkan bila akan segera meninggalkan rumah.

Nah, dengan gambaran yang sudah saya jelaskan diatas, ada baiknya mulai sekarang kita bikin checklist perawatan berkala untuk rumah kesayangan kita. Buat masing-masing jangka waktu perawatan tersebut dalam selembar kertas dengan item-item yang perlu di periksa apa saja, sehingga nanti akan memudahkan kita memantau kondisi terakhirnya. Selamat berkarya dan ikuti terus tulisan menarik lainnya di blog arsupala.



TAG