Leila Arghian | Arsitek Wanita Perancang Jembatan Tabiat

arsitek wanita perancang Tabiat bridge




Leila Arghian -- seorang arsitek wanita muslim berkebangsaan Iran adalah perancang dari Jembatan pejalan kaki terbesar di Iran saat ini--terkenal dengan nama Tabiat Pedestrian Bridge.

Jembatan Tabiat yang memenangkan penghargaan arsitektur Aga Khan pada tahun 2016 ini adalah sebuah jembatan pejalan kaki yang menghubungkan dua taman di Teheran Utara.

Membentang sepanjang 270m di atas jalan raya Modarres yang cukup padat, para pejalan kaki yang berjalan menyeberanginya akan di arahkan pemandangannya ke pegunungan Alborz.

Taman Abo-Atash dan Taman Taleghani yang berada di antara Jembatan Tabiat ini ramai difungsikan sebagai kawasan hijau, dimana orang dapat berkumpul dan beristirahat sambil menikmati suasana kota Teheran dari ketinggian dengan latar belakang pegunungan.

Konsep Desain Jembatan Tabiat


Leila Arghian memenangkan kompetisi desain jembatan ini pada tahun 2009 yang pada saat itu dia masih berusia 26 tahun dan telah bergabung di studio arsitek Diba Tensile Architecture. Dan baru lima tahun kemudian Jembatan Tabiat ini selesai dibangun.

Pendekatan arsitektur yang dilakukan dalam merancang jembatan ini adalah membuat sebuah ruang interaksi publik yang tidak hanya berfungsi secara praktis tapi juga memberikan suasana santai dan akrab bagi pejalan kaki.

Sehingga desain spasial yang terbentuk otomatis menjadi leluasa bagi pedestrian. Konsep yang dikemukakan adalah “wander and get lost”. Alhasil terbentuklah jembatan multilayer yang terdiri dari 3 lantai yang dihubungkan dengan anak tangga serta ramp.

arsitek wanita perancang Tabiat bridge


Dengan konsep tersebut pengunjung diberikan banyak alternatif rute yang ingin dicapai ketika melintasi jembatan. Di beberapa tempat diberikan semacam ruang transisi yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat dan mengamati pemandangan dari sudut tertentu.

Struktur jembatan terlihat kokoh dan canggih. Lebih mirip seperti batang pohon yang menopang lantai dek dengan finishing kayu. Ini adalah salah satu ciri yang ingin ditampilkan Leila Arghain dalam merancang ruang publik di jembatan tersebut supaya kesan formal-kaku yang kerap muncul pada desain jembatan pada umumnya dapat dikurangi.

arsitek wanita perancang Tabiat bridge

Dengan memunculkan perpaduan antara struktur dan arsitektural yang dinamis seperti itulah maka membuat Jembatan Tabiat ini menjadi salah satu tujuan wisata yang populer di Iran. Jembatan ini dibuka dari jam 8 pagi hingga 11 malam.

Suasana romantis akan lebih terasa saat malam hari karena permainan pencahayaan dari sinar lampu yang ditata dengan apik menambah suasana semakin syahdu. Tak perlu khawatir dengan urusan perut karena di dalam Jembatan banyak terdapat cafe dan food corner menawarkan makanan ringan. Tak heran jika venue ini kini menjadi salah satu ikon pembangunan kota Tehran yang didukung penuh oleh Mohammad Bagher Ghalibaf sebagai walikotanya.

Salah satu sudut ruang transisi di dalam jembatan untuk beristirahat dan memilih jalur mana yang akan dilanjutkan.


arsitek wanita perancang Tabiat bridge

arsitek wanita perancang Tabiat bridge
Konsep Tabiat Bridge
arsitek wanita perancang Tabiat bridge
Lantai 1 Tabiat Bridge
Lantai 2 Tabiat Bridge
arsitek wanita perancang Tabiat bridge
Lantai 3 Tabiat Bridge
arsitek wanita perancang Tabiat bridge
Potongan AA

arsitek wanita perancang Tabiat bridge
Potongan BB

arsitek wanita perancang Tabiat bridge
Potongan CC
arsitek wanita perancang Tabiat bridge

Dokumentasi foto oleh Mohammad Hassan Ettefagh.
Project credits:
Architecture: Diba Tensile Architecture
Architect in charge: Leila Araghian
Architectural team: Alireza Behzadi, Sahar Yasaei, Homa Soleimani, Mina Nikoukalam
Structural engineer: Maffeis Engineering
TAG